Kertas rumah tangga
Termasuk produk kertas jadi rumah tangga dan gulungan induk.
Ekspor Data:
Pada tahun 2022, baik volume maupun nilai ekspor kertas rumah tangga meningkat secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume ekspor mencapai 785.700 ton, naik 22,89% dibandingkan tahun sebelumnya, dan nilai ekspor mencapai 2.033 miliar dolar AS, naik 38,6% dengan persentase pertumbuhan yang sama.
Di antaranya, volume ekspor sebesarperan orang tuauntuk tisu toilet, tisu wajah, serbet, dan handuk dapur/tangan mengalami pertumbuhan terbesar, dengan persentase pertumbuhan yang sama sebesar 65,21%.
Namun, volume ekspor kertas rumah tangga masih didominasi oleh produk kertas jadi, yang mencapai 76,15% dari total volume ekspor kertas rumah tangga. Selain itu, harga ekspor kertas jadi terus meningkat, dan harga ekspor rata-ratakertas toilet, kertas sapu tangan dantisu wajahsemuanya meningkat lebih dari 20%.
Kenaikan harga rata-rata produk jadi yang diekspor merupakan faktor penting yang mendorong pertumbuhan total ekspor kertas rumah tangga pada tahun 2022.
Ekspor produk kertas rumah tangga terus berkembang ke arah yang lebih maju.
Impor Data:
Saat ini, produksi dan jenis produk pasar kertas rumah tangga domestik telah mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik. Dari perspektif perdagangan impor dan ekspor, pasar kertas domestik terutama berorientasi ekspor.
Menurut statistik bea cukai, dalam beberapa tahun terakhir, volume impor tahunan kertas rumah tangga pada dasarnya tetap berada di angka 28.000 V 5.000 T, yang umumnya kecil, sehingga dampaknya terhadap pasar domestik relatif kecil.
Pada tahun 2022, baik volume maupun nilai impor kertas rumah tangga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan volume impor sekitar 33.000 ton, sekitar 17.000 ton lebih rendah dari tahun 2021. Kertas rumah tangga yang diimpor sebagian besar berupa gulungan induk, yang mencapai 82,52%.
Waktu posting: 27 Februari 2023
